DR. Devie Rahmawati,S.Sos., M.Hum

NIP:
151103042 SCOPUS ID 57201634653
Fakultas:
Organisasi:
PAF, Vokasi
Pendidikan:
S3

Profile

DR. Devie Rahmawati ialah Pengajar dan Peneliti Tetap Program Vokasi Humas UI yang juga merupakan seorang praktisi komunikasi dalam bidang Public Relations (PR) yang telah meniti karir profesional semenjak tahun 2000, menjadi seorang jurnalis; konsultan komunikasi; public relations di pemerintahan, korporasi, NGO; Asesor Kompetensi; Ketua Program Studi, serta bertindak sebagai event manager tamu-tamu VVIP Internasional (kepala negera dan pemerintahan) dan penggiat literasi informasi dan digital.

Karir Profesional

Devie adalah lulusan SMA Negeri 8 Jakarta pada tahun 2000 yang lulus masuk FISIP UI tanpa melalui tes tertulis (PPKB). Di tahun yang sama, mengawali masa perkuliahan, Devie memulai karirnya di bidang komunikasi sebagai reporter dan copy writer di PT. Dyviacom Intrabumi, Tbk (diffy.com). Pada tahun 2000, Devie kemudian menjadi client relations executive di Kubik Learning Adventure sekaligus Junior Trainer di Remaja Hebat Foundation (2002). Karir di dunia media dilanjutkan Devie dengan menjabat sebagai Chief Operation Officer (COO) di Radio A, 96.7 FM (2011). Setelah itu Devie juga tercatat menjadi salah satu pendiri Prapancha Research dan website berita Selasar.Com

Pada tahun 2004, Devie berkantor di Gedung KPU Pusat, menjadi PR Officer dalam program UNDP-Pemilu 2004. Selepas itu, Devie memasuki dunia konsultan public relations dengan menjadi Junior PR Consultant di Ida Sudoyo & Associates. Di saat yang sama Devie dipercaya menjadi Ketua Panitia Reuni Akbar 40 tahun Departemen Komunikasi FISIP UI. Devie kemudian beralih ke dunia korporasi dengan menjabat sebagai Corporate Communications PT. Artajasa Pembayaran Elektronis (2005). Devie juga aktif sebagai Wakil Sekjen III Kepengurusan Pusat Persatuan Olahraga Dayung (PODSI) seluruh Indonesia. Pada tahun 2006, Devie kemudian mulai membangun karir di Universitas dengan menjabat sebagai Kepala Humas FISIP UI, dan setelah itu menjadi Deputi Direktur Kantor Komunikasi (Humas UI) hingga tahun 2009.

Pada tahun 2010, Devie berpindah divisi menjadi Kepala Kantor Sekretariat Pimpinan UI (Chief of Staff), yang membuat Devie dipercaya menjadi Project Manager kedatangan para tamu VVIP seperti kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama; Presiden Jerman, Christian Wulff; PM Perancis, Francois Fillon; Presiden Turki, Abdullah Gul; Sultan Brunei, dan lain-lain.

Pada tahun 2018 Devie dipercaya menjadi Ketua Program Studi (Prodi) Vokasi Komunikasi UI, yang di dalamnya terdapat 3 peminatan yaitu Hubungan Masyarakat, Penyiaran dan Periklanan. Pada April 2019, Prodi Vokasi Komunikasi berubah menjadi Prodi Vokasi Humas. Selama kepemimpinannya di Prodi, Devie bersama para Dosen di Prodi Humas berhasil mengembangkan prodi hingga memperoleh penilaian A untuk akreditasi prodi dari Kementerian Riset dan Teknologi.

Di masa kepemimpinan Devie, Prodi Vokasi Komunikasi dan Humas ialah prodi yang pertama di Program Pendidikan Vokasi yang menjalankan kurikulum 3-2-1, dimana para mahasiswa di semester 4, 5 dan 6, menempuh studi di Industri dalam mekanisme Studi Kerja dan Magang secara utuh.

Tidak hanya itu, Devie bersama tim juga berhasil membangun hubungan yang erat dengan industri di dalam dan luar negeri, sehingga para profesional terbaik di berbagai bidang berkomitmen menjadi pengajar praktik reguler di kelas dan industri di Prodi Komunikasi dan Humas. Para profesional tersebut diantaranya Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, Dimas Beck dan sederet profesional seperti :

1.Shanty Harmayn, MA (CEO BASE Entertainment)
2.Holy Theodore (Account Strategist, Google)
3. William Utomo (COO, IDN Media)
4. Michael Tampi (CIO, MRA Media Group)
5. Stevanus Christopel (VP, UI/UX OVO)
6. Edwin Nazir (CEO, Angka Fortuna Sinema)
7. Sandru Emil (Co Founder & Creative Director, AmbilHati)
8. Hendrika Gaudens (Chief of Marketing, Microsoft)
9. Wahyu Dyatmika (Editor in Chief, Tempo)
10. Sheila Timothy (CEO, Lifelike Pictures)
11. Ongki Saputra (VP, Business Operation, Traveloka)
22. Wisnu Nugrahadi (CEO, Sampingan)
23. Putri, AI (Facebook)
24. Uun Ainurrofiq (VP Strategic & Collaboration, Grab)
25. Wahyu Wiwoho (News Anchor & Producer, Metro TV)
26. Deo Nathaniel (Head of Product at Tokopedia)
27. Krishna Nugraha (Internet Marketing Lead, Tokopedia)
28. Hanny Lovita Pandiani (Senior Employer Brand, Tokopedia)
29. Amien Krisna, CEO Sonar Platform

Semenjak tahun 2015, Devie telah menyandang status sebagai asesor kompetensi di bidang Public Relations dan Metodologi Pelatihan, yang kemudian telah melakukan asesmen bagi para profesional di antaranya PT Freeport Indonesia, Pupuk Kaltim, PJB Gresik, BLK Kemenaker, Kominfo, Kementerian Perindustrian, Forum Humas BUMN, Universitas Indonesia dan berbagai institusi lainnya.

Tidak hanya karir profesional, Devie yang semenjak SMA aktif secara sosial dengan menjadi guru membaca anak-anak di pinggir kali kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, juga aktif dalam bidang lingkungan bersama Yayasan Sedaun menanam lebih dari 10 ribu pohon di pulau Jawa.

Kegiatan sosial kemasyarakatan ini kemudian dilanjutkan dengan menjadi penggiat literasi media dan digital melalui aktivitas klinik digital bersama para dosen dan aktivis lainnya di berbagai provinsi. Devie juga merupakan salah satu pendiri Yayasan Bakti Iluni dan Abdurrahman Wahid Center (AW Center UI). Semenjak tahun 2011, Devie aktif sebagai pemerhati isu-isu sosial, budaya dan komunikasi, hingga menjadi narasumber di berbagai media elektronik (TV, Radio, Online) dan cetak nasional.

Karir Akademik

Devie adalah salah satu penerima beasiswa dari Pemerintah Jerman (DAAD) untuk menempuh program S3 di Frankfurt University, Jerman. Namun, studi doktoral tersebut terhenti dan kemudian menyelesaikan program Doktoral di Universitas Padjadjaran dan Swansea University, United Kingdom melalui Program Sandwich.

Beberapa penghargaan dan beasiswa berhasil diraih oleh Devie. Best Public Relations, Majalah Eksekutuf (2013), PKPI Dikti (2016); Best Paper KLICELS, Malaysia (2016). Dosen Teladan Aspikom (2018). Lalu pada tahun 2019, Devie berhasil menyisihkan 700 kandidat untuk menjadi salah satu penerima Australian Awards 2019. Devie juga memegang lebih dari 35 Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas berbagai karya bersama dengan dosen dan mahasiswa.

Tidak hanya itu, aktivitas edukasi dan advokasi literasi digital dan informasi yang dilakukan Devie bersama para penggiat lainnya, mendapatkan apresiasi dari Facebook dan Google, dengan diberikannya beasiswa untuk menghadiri pertemuan dengan para penggiat dan ahli dunia di bidang informasi dan digital di Taiwan (Asia Pasific News Literacy Conference 2019) dan Singapura (APAC Trusted Media Summit 2019).

Di ajang yang sama di Singapura, Devie, mewakili Indonesia dalam Media Literacy Bootcamp, berkesempatan untuk mempresentasikan hasil studi dan pengalaman melakukan aktivitas training media literasi di 9 kota bertajuk: Nusantara Hub. Digital Competence Project. Embracing Indonesia. Devie juga memimpin diskusi tentang “How have algorithms and attention economy influenced news and journalism.”

Dalam upaya untuk menangkal berbagai aliran misinformasi dan disinformasi dengan memproduksi narasi-narasi positif, Devie bersama para penggiat literasi media dan digital memproduksi sebuah majalah berita mingguan, edisikhusus.id, yang memadukan pengalaman membaca melalui gawai dengan kedalaman dan kekayaan informasi.

Devie telah menjadi penulis dan editor lebih dari 30 buah tulisan dalam bentuk artikel dan buku. Sebagai Penulis artikel ilmiah, Devie juga telah memiliki scopus ID 57201634653. Devie juga dipercaya mengajar dan melakukan presentasi di forum global diantaranya menjadi Pengajar Tamu (Guest Lecturer) di Universiti Malaya, Malaysia; Digital Nomad Forum, Chiang Mai (2018); Swansea University (2016). 

Devie juga aktif mempresentasikan hasil kajian dan penelitiannya di forum dialog internasional seperti PR Leadership Forum, USA (2009); HUFS University (2011); Leiden University (2016); QUT Democratic Resilience, Brisbane (2019); Media Literacy Bootcamp, APAC Trusted Media Summit (2019).

Devie juga menjabat sebagai tim editorial di beberapa jurnal tingkat nasional yaitu :
https://www.jurnal.unma.ac.id (Universitas Majalengka)
https://journal.uniga.ac.id (Universitas Garut)
journal.unpad.ac.id (Universitas Padjadjaran)

Devie juga aktif sebagai pengurus dan anggota dari berbagai Asosiasi Profesi/Akademik Nasional maupun Internasional, sebut saja Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI); Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK); Aspikom Jabodetabek; Koalisi Anak Madani (KAMI); Internasional Public Relations Association (IPRA);

Beberapa publikasi yang dihasilkan oleh Devie di berbagai forum nasional dan internasional melalui artikel ilmiah prosiding, jurnal, opini di media di antaranya:

2019 - Knowledge Sharing Dynamics Among Dota 2 Online Gamers at Indonesia Internet Cafes. (Journal Search of Media and Communication Research). (Penulis)
2019 - Buku Grand Strategi Pencitraan Polri, Edisi Kedua. (Editor)
2018 - The Cultural Characteristic of Online Players in The Internet cafes of Jabodetabek Indonesia. (Journal of Theoretical & Applied Information Technology 96 (7). (Penulis)
2018 - Buku Komunikasi Kesehatan Pemikiran dan Penelitian. Book Chapter. (Penulis)
2016 - Architecture of Populism : Online Media Regime and Emergence of Contemporary Populist Figures in Indonesian Political Landscape. BEST PAPER AWARD di KLICELS, Malaysia. (Penulis)
2015 - Peluang dan Tantangan Penyiapan TKI dalam Menghadapi Komunitas ASEAN. Jurnal Kajian Lemhanas RI. (Penulis)
2014 - Capres RI 2014 dengan Citra Terbaik dan Terburuk: Analisis Pembentukan Citra Politisi diantara Publik Luas melalui Jejaring Sosial Twitter. (Penulis)
2013 - Buku Grand Strategy Pencitraan Polri; Kerjasama Membangun Opini Publik Dengan Media Massa Demi Terwujudnya Kamdagri. (Editor)
2013 - Buku Bujuk Rayu Konsumerisme. (Editor)
2012 - Buku Mewujudkan Mimpi, Membangun Peradaban Berpijak pada Akhir Keindonesiaan. (Editor)
2012 - Buku Penelitian Digital Sosial. Menelaah Kehidupan Masyarakat di Era Teknologi. (Penulis)
2011 - Buku Trilogi Kehumasan: 69 Panduan Humanis Menghadapi Wartawan, Peneliti dan Penulis dari Riset terhadap 423 Wartawan. (Penulis)
2010 - Buku Collected Speeches Volume 1 & 2. (Editor)

If you want to know more about her activities and projects you may type her name : devie rahmawati, at Google Search and you will find about more than 70.000 results.

You can also check on Youtube Channel to watch her aspirations on social, cultural and communication issues by typing devie rahmawati.

Or you may look at her IG : devieindonesia