Prof. drg. Heriandi Sutadi, SpKGA (K)., Ph.D.

NIP:
195410061981031004
Fakultas:
Fakultas Kedokteran Gigi
Organisasi:
Ilmu Kesehatan Gigi Anak
Pendidikan:
S3

profile







PROFIL  : Prof. Heriandi Sutadi, drg, SpKGA(K), PhD.

 

Motto : Untuk ketenangan dan kenyamanan, jalani hidup bersahaja apa adanya, bekerja dengan giat, tekun, tanpa pamrih dan tidak banyak menuntut, apapun yang diperoleh diterima dengan puji syukur karena itu Rahmat Allah SWT.

Ilmu Kedokteran Gigi Anak, merupakan bidang ilmu yang sangat penting untuk menunjang kelangsungan hidup anak pada masa yang akan datang. Adanya gangguan dan kelainan tumbuh kembang anak khususnya gigi dan mulut perlu ditanggulangi segera dengan berkesinambungan. Karies gigi, maloklusi, gangguan sendi rahang, serta kelainan lain yang melibatkan gigi dan mulut, akan mengganggu tumbuh kembang anak baik fisik, mental, maupun psikososialnya. Adanya rasa cemas dan takut terhadap perawatan yang diberikan oleh dokter gigi juga perlu mendapat perhatian. Adanya rasa cemas dan takut bahkan kemungkinan trauma terhadap perawatan kedokteran gigi, akan terus terbawa sampai anak menjalani dewasa. Sehingga pada saat anak dewasa, ia akan sulit untuk melakukan perawatan giginya. Faktor-faktor di atas merupakan masalah yang selalu mendapat perhatian dari guru besar ini untuk diteliti secara holistik demi masa depan anak yang gemilang.

Heriandi merupakan nama panggilan sehari-hari guru besar yang lahir di Cianjur, 6 Oktober 1954. Setelah lulus S1 dari FKG UI tahun 1980, ia diangkat sebagai pengajar IKGA FKG UI.. Tahun 1984-1986, ia mendapat beasiswa Monbusho Jepang untuk “program Research Student”. Setelah kembali dari Jepang ia mendapat pengakuan spesialis ilmu kedokteran gigi anak (SpKGA) tahun 1989. Pada tahun yang sama ia melanjutkan program Doktor (PhD) melalui beasiswa JSPS Rompaku, yang diselesaikannya dalam waktu 2,5 tahun di Okayama University Dental School Jepang, dengan tema disertasi “The determination of the predictive value of caries activity test and its suitability for mass screening in Indonesia” yang menyangkut tes aktivitas bakteri penyebab karies, khususnya Streptococcus mutans dalam plak gigi dan saliva anak. Dari hasil penemuannya karies pada anak akan meningkat antara 2 sampai 3 kali sesuai dengan bertambahnya usia anak jika aktifitas Streptococcus mutans tidak segera dikendalikan.

Aktivitas keilmuan banyak yang ia lakukan baik sebagai peneliti utama maupun pembantu peneliti khususnya yang menyangkut bidang keilmuan : karies, tumbuh kembang, dental fear, medical compromised children serta lainnya. Penelitian bersama yang telah ia lakukan di berbagai negara telah ia lakukan seperti penelitian dental fear di Indonesia, Jepang, Argentina, Brazil dan Amerika. Sedangkan penelitian kerja sama antara Indonesia dan Jepang dengan topik mengenai tumbuh kembang muka dan kepala juga telah dipublikasikan bersama. Dalam seminar nasional maupun internasional ia aktif sebagai pembicara. Karya ilmiah banyak dipublikasikan baik di majalah dalam dan luar negeri, begitu pula tulisan dan artikelnya, banyak dimuat dalam koran maupun majalah ilmiah populer.

Dalam bidang organisasi ia aktif baik sebagai  pemimpin organisasi profesi, maupun sebagai anggota. Dilihat dari curiculum vitae banyak yang telah ia jabat sebagai kepala bagian, koordinator pendidikan spesialis, ketua organisasi profesi serta posisi lainnya sebagai ketua.  Bahkan ia termasuk salah satu orang yang mendirikan serta board committe dari suatu organisasi internasional seperti : Pediatric Dentistry Association of Asia. Dalam bidang sosial kemasyarakatan, ia selalu berperan aktif  baik sebagai penggerak maupun peserta  penyuluh dan perawatan kesehatan gigi dan mulut di jakarta serta daerah diseluruh Indonesia.