Iwan Tjitradjaja, Ph.D.

NIP:
195808151982031005
Fakultas:
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Organisasi:
Antropologi
Pendidikan:
S3

profile

Lahir di Pangkal Pinang, Bangka 54 tahun yang lalu. Tumbuh dewasa di lingkungan pemukiman multi etnis, kota pelabuhan Tanjung Priok. Mendaftar sebagai mahasiswa Jurusan Antropologi, Universitas Indonesia pada tahun 1977, dan lulus, memperoleh gelar sarjana Antropologi pada tahun 1981. Sempat mengikuti program studi magister Antropologi, Universitas Indonesia selama satu semester pada tahun ajaran 1981/82, sebelum, dengan dukungan beasiswa dari The Ford Foundation, mulai menempuh pendidikan doktoral Antropologi pada Graduate School of New Brunswick, Rutgers The State University of New Jersey, USA pada paruh kedua tahun 1982. Dengan supervisi Pof. Andrew P. Vayda, berhasil mempertahankan dissertasi yang mengulas tentang praktik pertanian lahan surutan di areal waduk Jatilihur, Jawa Barat, dan mendapatkan gelar Ph.D (Anthropology) pada tahun 1987. Sejak tahun 1988 sampai kini aktif mengajar pada program studi Antropologi jenjang sarjana sampai dengan doktoral di Universitas Indonesia. Pernah menjabat sebagai ketua program studi pascasarjana Antropologi selama periode 1991-1996 dan 2004-2008, dan sebagai ketua departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Universitas Indonesia selama periode 2008-2012. Selain mengajar, sejak tahun 1992 terlibat dalam beberapa proyek dan kegiatan penelitian yang menyoroti praktik dan kebijakan pengelolaan hutan berbasis komunitas di pelbagai wilayah di Indonesia (Papua, Nusa Tenggara Barat, Jawa, Lampung, Kalimantan Tengah). Selama kurun waktu 1998-2003, mengkoordinasi dan mengarahkan proyek penelitian aksi, memfasilitasi proses transformasi konfik sosial menjadi kerjasama antara komunitas-komunitas kampung dan pihak pemerintah (kanwil/dinas kehutanan) di wilayah Taman Hutan Raya Wan Abdurahman, Lampung. Proyek ini berkontribusi pada proses kebijakan yang memberi tempat dan peran bagi komunitas dan organisasi warga kampung/desa setempat dalam pengelolaan kawasan hutan secara lestari. Sampai kini masih aktif terlibat sebagai pembicara, moderator/fasilitator, dan instruktur dalam pelbagai seminar, lokakarya, dan diklat tentang kehutanan masyarakat, pengelolaan sumberdaya alam berbasis masyarakat, participatory action research, dan perencanaan pembangunan sosial.