Dr. Ir. Dodi Sudiana, M.Eng.

No Title of Publication Journal Name Delete link
1 Assessing Forest Fire Potential in Kalimantan Island, Indonesia using Satellite and Surface Weather Data
Indonesia-Japan Joint Scientific Symposium, Chiba, October 2004.
2 Rancang Bangun Model Komputasi Perambatan Gelombang Radio Tiga Dimensi menggunakan Metode UTD Modifikasi
sitia2009-rancangbangun.pdf
Proceeding of the 10th Seminar on Intelligent Technology and Its Application (SITIA) 2009, Surabaya 14 October 2009.
3 Klasifikasi tutupan awan menggunakan data sensor satelit NOAA-AVHRR APT
sitia2009-klasifikasitutupanawanmenggunakandatasensorsatelitnoaa-avhrrapt.pdf
Proceeding of the 10th Seminar on Intelligent Technology and Its Application (SITIA) 2009, Surabaya 14 October 2009.
4 Automatic vehicle identification and inventory system using RFID technology
qir2009-rfid.pdf
Proceeding of the 11th International Conf. on QiR (Quality in Research), Depok, 3-6 August 2009
5 Peranan Strategis Penguasaan Teknologi Pengolahan Citra
pin-rpn2009-perananstrategispenguasaanteknologipengolahancitra.pdf
Pertemuan Ilmiah Nasional Rekayasa Perangkat Nuklir 2009 "Peranan Personal Rekayasa dalam melakukan Inovasi Hasil Perekayasaaan yang Berkualitas, Rabu, 11 Nopember 2009, Auditorium Gedung 71, Kawasan Puspiptek Serpong.
6 Early warning of forest fire and evaluation of Asian dust using remote sensing technique
dodislastlectureppi230905.pdf
Last lecture PPI Jepang, presented on 23 September 2005
7 So that's how! Great PowerPoint features
presentasipelatihanunj.pdf
Using MS PowerPoint for IT-based Teaching Pelatihan IT Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik UNJ, Jakarta 23 November 2006
8 Pembelajaran Aktif (PA) - Group Discussion Kelompok IV
pembelajaranaktif-pekertigdkel.4.pdf
Dodi Sudiana, Afiati Indri Wardani, Riaty Raffiudin, Eva Andayani, Henny Marlyna, dan Djati Handoko Pelatihan PEKERTI (Pelatihan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional) Universitas Indonesia, 19-24 Oktober 2008
9 Klasifikasi Tutupan Awan Menggunakan Data Sensor Satelit NOAA/AVHRR APT   Dodi Sudiana Departemen Teknik Elektro FTUI, Kampus Baru UI Depok 16424, e-mail: dodi@ee.ui.ac.id
dodi4.pdf
Abstrak - Informasi keadaan cuaca di laut lepas merupakan hal penting yang menentukan keselamatan para nelayan dalam eksploitasi sumber daya kelautan. Dan dalam hal ini, awan merupakan parameter utama untuk menentukan kadar kestabilan di atmosfer. Langit yang bebas awan menandakan kondisi atmosfer Bumi yang cenderung stabil sedangkan keadaan langit mendung dengan bentangan awan yang cukup luas menandakan ketidakstabilan atmosfer. Melalui citra sensor satelite penginderaan jauh NOAA/AVHRR berupa sinyal APT, keadaan cuaca melalui pendeteksian dan pengklasifikasian tutupan awan dapat dilakukan. Di dalam penelitian ini, pengklasifikasian tutupan awan terbatas pada awan jenis cirrus, stratocumulus, dan cumulonimbus. Data yang digunakan adalah data level 2 APT yang diterima oleh sistem penerima radio VHF dan diolah menggunakan perangkat lunak WxtoImg. Awan dideteksi menggunakan persamaan pendekatan regresi temperatur terhadap nilai kecerahan piksel. Persamaan diperoleh dengan m
10 PEMANTAUAN DEBU KUNING MENGGUNAKAN SATELIT NOAA     Dodi Sudiana, Hiroaki Kuze, Nobuo Takeuchi Center for Environmental Remote Sensing, Chiba University 1-33 Yayoi-cho, Inage-ku, Chiba 263-0043  
dodi5.pdf
Abstract The transport of yellow sand/kosa/Asian dust in spring annually has originated from the dust storm in Mongolia, Central China. It is a dominant feature of global aerosol system. The balance between dust absorption and scattering determines its ability to counteract greenhouse warming and to affect atmospheric heating rates and cloud formation. The NOAA satellite's sensors could be used to monitor the transportation phenomena. Abstrak: Menyebarnya debu kuning (yellow sand, Kosa, Asian dust) merupakan pada musim semi setiap tahunnya merupakan akibat dari badai gurun yang terjadi di Dataran Mongolia, Cina. Akibat yang ditimbulkannya sangat mempengaruhi sistem aerosol global. Debu ini dapat menyerap radiasi matahari dan menghamburkannya ke ruang angkasa. Keseimbangan antara penyerapan radiasi matahari dengan hamburan ini dapat mengurangi efek pemanasan rumah kaca dan mempengaruhi tingkat pemanasan atmosfir serta pembentukan awan. Satelit cuaca NOAA dapat memantau penyebaran
11 The Asian Dust Detection Algorithm using NOAA/AVHRR Data   Dodi Sudiana, Hiroaki Kuze, Nobuo Takeuchi
dodi6.pdf
Abstract. On April 15, 1998 an intense dust storm began in the western Chinese province of Xinjiang and Mongolia. These annual phenomena have been closely monitored by many scientists using satellite, aircraft and surface-based measurements. The Asian dust, or kosa, was transported to the east coast of China and within several days may move across the Pacific impacting the west coast of America. The analysis presented in this paper describes the algorithm of Asian dust detection utilizing parameter related to the brightness temperature of channel 4 and 5 of NOAA/AVHRR data. The results, in terms of the AVI (Aerosol Vapor Index), showed a good relationship with aerosol optical thickness derived from TOMS data and the surface-based measurements.
12   DFT-SVD and DCT-SVD Domain Digital Image Watermarking: Implementation and Performance Analysis     Dodi Sudiana and Darmawan Apriyadi Optics and Remote Sensing (OPRES) Research Group,   Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering   University of Indonesia  
dodi.pdf
Abstract Transparent, robust watermarking schemes tend to insert invisible watermarks with the highest possible energy. Discrete Fourier Transform (DFT), Discrete Cosine Transform (DCT) and Singular Value Decomposition (SVD) have been used as mathematical tools for embedding data into an image. In this paper, we present three watermarking schemes based on SVD, combined DFT-SVD, and DCT-SVD. In the first scheme, both of insertion and extraction process is directly computed using SVD. In the combined schemes, after applying the DFT and DCT to the cover image, we map the DCT and DFT coefficients into four quadrants. A zig-zag and unzig-zag algorithm are applied in DCT-SVD. We try the size of the visual watermark of 1/4, 1/16 and 1/64 of the size of the cover image. The performance of each method is evaluated by comparing the Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) and correlation coeficients of each watermarking result. We ask 30 respondents to give their opinion and using Mean Opinion Sc
13 Analisis Indeks Vegetasi menggunakan Data Satelit NOAA/AVHRR dan TERRA/AQUA-MODIS   Dodi Sudiana dan Elfa Diasmara
dodi2.pdf
Abstrak-Teknologi satelit berperan besar dalam perkembangan aplikasi ilmu penginderaan jarak jauh, terutama dalam menganalisa keadaan vegetasi Bumi. Indeks vegetasi adalah salah satu parameter yang digunakan untuk menganalisa keadaan vegetasi dari suatu wilayah. Indeks tersebut mempunyai berbagai macam variasi algoritma. Algoritma yang akan dibahas pada penelitian ini adalah algoritma NDVI dan EVI. Algoritma EVI merupakan hasil turunan dan pengembangan algoritma NDVI. Satelit NOAA dan satelit TERRA/AQUA digunakan untuk membawa sistem sensor AVHRR dan MODIS. Kedua sistem sensor tersebut dapat diaplikasikan untuk keperluan monitoring vegetasi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada tahun 2005 dan 2006, indeks vegetasi Pulau Kalimantan berada di sekitar EVI=0.4. Sedangkan pada 2007, indeks EVI bernilai >0.4, bahkan hampir mendekati 0.5. Sementara, walapun berbeda nilainya, baik NDVI maupun EVI sensor AVHRR dan MODIS menunjukkan kawasan utara hingga ke kawasan pegunungan di tengah Kali
14 Rancang Bangun Model Komputasi Perambatan Gelombang Radio Tiga Dimensi menggunakan Metode UTD Modifikasi   Dodi Sudiana, Dwi Putri P., Arman Djohan Diponegoro1) Departemen Teknik Elektro FTUI, Kampus Baru UI Depok 16424, e-mail: dodi@ee.ui.ac.id
armandodi.pdf
Abstrak - Komunikasi bergerak adalah teknologi telekomunikasi yang banyak memberikan kemudah-an kepada penggunanya dalam berkomunikasi. Perencanaan dalam penempatan Base Transceiver Station (BTS) harus direncanakan sebaik mungkin untuk memperkecil kemungkinan terdapatnya daerah lubang (blank-spot) pada daerah dimana BTS ditempatkan. Di dalam penelitian ini, dirancang perangkat lunak untuk mendeteksi daerah lubang sesuai dengan spesifikasi BTS dan ponsel. Pendeteksian daerah lubang dilakukan dengan menghitung besarnya kuat medan yang diterima oleh penerima dengan menggunakan metode UTD (Uniform Theory of Diffraction). Hasil perhitungan ditampilkan dalam peta dua dimensi daerah pegunungan dengan kawasan berwarna hitam sebagai daerah lubang dan warna putih sebagai daerah jangkauan komunikasi. Faktor yang memengaruhi luas daerah lubang adalah: nilai Effective Isotropic Radiated Power-EIRP yang berbanding terbalik dengan jumlah daerah lubang, sensitifitas antena berbanding lurus dengan jumlah
15   Perancangan Modulator Fiber Optik 1.55 µm Berbasis Elektroabsorpsi MQW AlGaSb / GaSb Jenis Waveguide Menggunakan Struktur Resonator Fabry-Perrot tidak simetri   Purnomo Sidi Priambodo dan Dodi Sudiana2)
d4purnomosidipriambodododi.pdf
Abstrak Dalam makalah ini dipresentasikan perancangan modulator fiber optik 1.55 um berbasis elektroabsorpsi MQW AlGaSb / GaSb jenis waveguide yang memanfaatkan struktur simetrik resonator Fabry-Perrot. Berbeda dengan struktur modulator tipe tranversal yang eksis di pasar, dimana struktur resonator Fabry-Perrot adalah dalam bentuk cermin Bragg yang asimetrik yang tersusun atas lapisan-lapisan tipis film, sedangkan pada modulator tipe waveguide ini strukturnya adalah resonator Fabry-Perrot yang simetrik dengan reflektor berupa distribusi grating. Keuntungan dari modulator optik tipe waveguide ini dibandingkan dengan struktur tranversal yang eksis adalah peningkatan pada rasio on/off dan selanjutnya akan mudah diintegrasikan dengan laser semikonduktor dan amplifier optik semiconduktor yang dibangun diatas substrat GaSb yang sama. Paper ini memberikan kontribusi yang nyata pada perancangan modulator fiber-optik berbasis elektroabsorpsi. Keywords
16 DFT SVD and DCT SVD Domain Digital Image Watermarking
dftsvdanddctsvddomaindigitalimagewatermarking.pdf
Proceeding of The 3rd Indonesia-Japan Joint Scientific Symposium (IIJJS 2008), Chiba, Japan, September 2008.
17 The Asian Dust Detection Algorithm using NOAA/AVHRR Data
ti-10-theasiandustdetectionalgorithmusingnoaa-avhrrdata.pdf
The 10th Scientific Meeting, Indonesian Student Association in Japan, Tokyo, September 2001.
18 Indonesian Forest Fire – A Quantitave Assessment
ti-12-indonesianforestfireaquantitaveassessment.pdf
The 12nd Scientific Meeting, Indonesian Student Association in Japan, Osaka, September 6-7, 2003
19 Analisa kebakaran hutan di Indonesia
ti-11-pemantauandebukuningmenggunakansatelit.pdf
The 11th Scientific Meeting, Indonesian Student Association in Japan, Nagoya, December 21, 2002
20 An Application of Fuzzy Logic for Traffic Prediction at PondokGede Tollgate
Proceeding of Symposium Tekno98, The Scientific Meeting and Information Exchange of Indonesian Students in Japan, Nagaoka, March 7, 1998.
21 Analysis of the Asian Dust Aerosol Optical Properties over the Ocean
ceressymposium2005-analysisoftheasiandustaopropertiesovertheocean.pdf
CEReS International Symposium, Chiba, February 2005.
22 Assessing Forest Fire Potential in Kalimantan Island, Indonesia using Satellite and Surface Weather Data
Intl. Journal of Wildfire, September, 2004.
23 Analysis of the Asian Dust Aerosol Optical Properties over the Ocean
Radiomatics, February 2005
24 Audio Video Processing on Tapeless On-Air Television System
qir2007-audiovideoprocessingontapelesson-airtvsystem.pdf
Proceeding of the 10th Quality in Research (QiR) Faculty of Engineering, University of Indonesia, December 4-5, 2007
25 Aerosol Properties over the Ocean using NOAA/AVHRR and POLDER data
The 26th Japan Remote Sensing Symposium, Tokyo, October 2001.
26 The Optical Properties of Indonesian Forest Fire in 1999
The 28th Conference of The Remote Sensing Society of Japan, Tsukuba, May 11-12, 2000.
27 IPIL-Interactive Learning System using MATLAB and Web-based Multimedia System
National Conference on Computer Science and Information Technology 2007, Jakarta 29-30 January, 2007.
28 Telaah potensi kebakaran hutan di Pulau Kalimantan, Indonesia menggunakan data satelit dan cuaca
ti-13telaahpotensikebakaranhutandipulaukalimantanindonesiamenggunakandatasatelitdancuaca.pdf
The of 13rd Scientific Meeting, Indonesian Student Association in Japan, Hamamatsu, September 2003.
29 Fire Potential Prediction using Satellite Data and Surface Observations in Kalimantan Island
27thrssslides.pdf
The 27th Japan Remote Sensing Symposium, Tokyo, October 2002.
30 The Application of The Artificial Neural Networks for the Classification of Multichannel Video Imageries
Proceeding of Quality in Research, Faculty of Engineering, University of Indonesia, August 4-7, 1998.
31 The optical properties of the Indonesian forest fire in 1999
ti-09-theopticalpropertiesoftheindonesianforestfirein1999.pdf
The 9th Scientific Meeting, Indonesian Student Association in Japan, Hamamatsu, September 2, 2000.
32       The 2nd Indonesia Japan Joint Scientific Symposium 2006 September 6 – 8, 2006 Center of Japanese Studies,  University of Indonesia, Indonesia   IJJSS  2006  
proceedingsijjss2006.pdf
Indeks