drg. Erwin Siregar, SpOrtho

No Title of Publication Journal Name Delete link
1 Penegakan gigi molar kedua rahang bawah (laporan khusus)
Jurnal kedokteran
2 Perubahan tinggi molar satu dan insisif bawah setelah perbaikan kurva spee pada kasus tanpa pencabutan (Penulis 2 dari 4 Penulis)
Jurnal PDGI Ed.khusus Maret 2005 Th.ke 55
3 Gambaran dentokraniofasial arah vertikal pada penderita obstruksi saluran nafas atas (kajian selalometrik) (Penulis ke 3 dari 3 Penulis)
Jurnal PDGI Ed.khusus Maret 2005 th ke 55
4 Penegakan gigi molar kedua rahang bawah (laporan kasus) Penegakan gigi molar kedua rahang bawah (laporan kasus) (penulis ke 2 dari 2 penulis)
Jurnal PDGI Ed.khusus Maret 2005 Th ke 55
5 Hubungan antara tinggi muka anterior bawah dengan tebal tulang alveolar diregio apeks gigi insisif rahang bawah (penulis ke 2 dari 4 penulis)
CERIL XX FKG-UGM 2006
6 Hubungan antara tinggi muka anterior bawah dengan tebal tulang alveolar diregio apeks gigi insisif rahang bawah (penulis ke 2 dari 4 penulis)
Ceramah ilmiah XIX FKG UGM Yogyakarta, 2006
7 Perawatan maloklusi kelas II non-ekstraksi dengan cara pengasahan interproksimal (laporan khusus)
Jurnal kedokteran gigi indonesia Jurnal PDGI edisi khusus Maret 2005 Th ke-55
8 Karakteristik profil jaringan lunak pada penderita obstruksi saluran napas atas dengan kebiasaan bernapas melalui mulut ; Erly Budianto ; Miesje K.P. ; Erwin Siregar
Jurnal FKG UI : Vol,15/No.1/2008 : April 2008 ; ISSN 1693-9697
9 The use of miniscrew to correct 3,5 milimetrs extrusion of upper first molar ; Cathy Cadarmestan; Erwin Siregar
Majalah ortodontik, suplemen Agustus 2007, Bali
10 Post orthodontic treatment changes evaluation of molar height, incisor height and arch length in the lower arch in subject with increased curve of spee (Research) ; Rahayu Ira ; Retno Widayati ; Erwin Siregar
Majalah ortodontik, suplemen Agustus 2009, Bali
11 The managemnt of a multiple diastema case in the lower arch with multidiciplinary approach (case repost) ; Ratri Anandita ; Erwin Siregar
Majalah ortodontik, suplemen Agustus 2007, Bali
12 Bone density as a factor that influence orthodontic mini-implants stability ; Olivia Pribadi ; Erwin Siregar
dipresentasikan pada 6th INternational Dental FEderation - Indonesia Dental Association Joint Meeting, Balikpapan - Indonesia, 12-14 November 2010
13 Shear bond strength differences of recyiced brackets on polished enamel and non polished enamel ; Metty suswanto ; Krisnawati ; Erwin Siregar
Dipresentasikan pada temu ilmiah nasional FKG UNAIR, 20-22 Februari 2009
14 GAya deaktifasi beberapa produk kawat ortodonti jenis Nikel-Titanium (uji laboratorik)
Disajikan pada Foril, Agustus 2008, Di jakarta
15 Shear bond strength differences of recyiced brackets on polished enamel and polished enamel (penelitian)
Dipulikasikan pada Temmuu Ilmiah Nasional FKG UNAIR, 20-22 Februari 2009
16 GAya deaktifasi beberapa produk kawat ortodonti jenis Nikel-Titanium (uji laboratorik) ; Sariesendy, erwin Siregar, Krisnawati
Disajikan pada Foril, Agustus 2008, Di jakarta
17 Kor3eksi gigitan terbuka anterior menggunakan multiloop edgewise archwire (meaw)(lap.kasus)(penulis 2 dari 2 penulis)
JKGUI vol.13/ed.kusus KPPIKG XIV/2006
18 Perawatan maloklusi kelas II non-ekstraksi di sertai ekstrapik kaninus dengan pencabutan gigi molar (lap.kasus)(penulis 2 dari 2 penulis)
JKGUI vol.13/ed.khusus XIV/2006
19 Perawatan maloklusi kelas I disertai ektopik kaninus dengan pencabutan gigi molar pertama (laporan khusus)
Indonesian journal of dentistry Vol. 13/edisi khusus KPPIKG XIV/2006
20 Koreksi gigitan terbuka anterior menggunakan multiloop edgewise archwire (meaw) (laporan kasus)
Indonesian journal of dentistry Vol. 13/edisi khusus KPPIKG XIV/2006
21 Perawatan orthodonti gigitan terbuka anterior dengan pola pertumbuhan wajah hyperdivergent (penulis ke 2 dari 2 penulis)
Jurnal kedokteran
22 Penarikan gigi molar impaksi pada rahang bawah (penulis ke 2 dari 2 penulis)
XIII/2003 Jurnal Kedokteran Gigi UI edisi khusus vol. 10/edisi khusus KPPIKG XIII/2003
23 Penggunaan inclined bite plane sebagai alat bantu untuk koreksi gigitan silang anterior pada kasus maloklusi klas III skeletal
XIII/2003 Jurnal Kedokteran Gigi UI edisi khusus vol. 10/edisi khusus KPPIKG XIII/2003
24 Perubahan tinggi molar satu dan insisif bawah setelah perbaikan kurva spee pada kasus tanpa pencabutan (laporan hasil penelitian)
Jurnal kedokteran
25 Gambaran dentokraniofasial arah vertikal pada penderita obstruksi saluran nafas atas (kajian sefalometrik)
Jurnal kedokteran
26 Efek ortopedik dari rapid palatal expansion (penulis ke 2 dari 2 penulis)
Jurnal kedokteran
27 Perawatan maloklusi kelas II non-ekstraksi dengan cara pengasahan interproksimal (laporan khusus)
Jurnal kedokteran
28 Hubungan antara tinggi muka anterior bawah dengan tebal tulang alveolar diregio apeks gigi insisif rahang bawah
Ceramah ilmiah XIX FKG UGM Yogyakarta, 2006
29 Efek ortopedik dari rapid palatal expansion (penulis ke 2 dari 2 penulis )
Jurnal PDGI Ed.Khusus Maret 2005 Th ke 55
30 Perawatan Orthodonti gigitan terbuka anterior dengan pola pertumbuhan wajah hyperdivergent
JKGUI vol.10/ Ed.khusus KPPIKG XIII/03
31 Penarikan gigi molar impaksi pada rahang bawah
JKGUI vol.10/ Ed.khusus KPPIKG XIII/03
32 Penggunaan inclined bite plane sebagai alat bantu untuk koreksi gigitan silang anterior pada kasus maoklusi klas III skeletal
JKGUI vol.10/ Ed.khusus KPPIKG XIII/03
33 Perawatan maloklusi kelas non-ekstraksi dengan cara pengasahan interproksimal(laporan kasus)(penulis ke 2 dari 2 penulis)
Jurnal PDGI Ed.khusus Maret 2005 Th ke 55
34 KUAT REKAT TARIK DAN GESER BAHAN BONDING PADA PEREKATAN AWAL BRAKET DENGAN PENGETSAAN DAN PEREKATAN ULANG TANPA PENGETSAAN (Penelitian Laboratorik)
PDF icon erwin.pdf